Pantai Sanur Bali adalah sebuah objek wisata di Pulau Dewata, Bali, yang telah terkenal
bahkan hingga ke kancah pariwisata internasional. Setiap harinya, ribuan
wisatawan baik domestik maupun mancanegara datang mengunjungi pantai tersebut
untuk berekreasi. Daya tarik Pantai Sanur Bali memang terletak pada
panorama alamnya yang indah, terutama tentu saja, pemandangan matahari
terbitnya. Namun Pantai Sanur Bali tidak hanya dikenal karena hal-hal tersebut.
Sejarah Pantai Sanur Bali juga ternyata berpengaruh besar dalam kepariwisataannya.
Dahulu, Pantai Sanur adalah daerah kekuasaan Kerajaan Kasari Warmadewa, sebuah
kerajaan yang berdiri sekitar tahun 917 Masehi. Hal ini dibuktikan oleh adanya
Prasasti Belanjong, prasasti tertua di Pulau Bali yang ditulis dengan Bahasa
Bali Kuno dan Bahasa Sansekerta. Pantai Sanur juga merupakan pantai dimana
pasukan Belanda berlabuh pada tahun 1906. Sanur sendiri terkenal karena
merupakan tempat terjadinya Perang Puputan Badung yang terjadi pada tahun yang
sama.
Pantai Sanur terletak di Desa Sanur,
Kecamatan Denpasar Selatan, Kotamadya Dati II Denpasar, sekitar di 3 kilometer
ke arah timur dari pusat kota Denpasar, dan berjarak kurang lebih 18 kilometer
dari Bandara Internasional Ngurah Rai.
Tak ada yang meragukan keindahan
alam Pantai Sanur yang telah diakui oleh dunia. Seperti yang diketahui,
wisatawan yang datang ke Pantai Sanur biasanya datang di pagi hari untuk
melihat terbitnya matahari dari ufuk timur. Warna merah-jingga yang ditimbulkan
oleh matahari terbit dipadu dengan garis horizon Samudra Hindia memang menjadi
daya tarik utama pantai tersebut. Namun selain karena matahari terbitnya dan
letaknya yang strategis, yaitu dekat dengan pusat Kota Denpasar, pantai Sanur Bali
juga menyimpan sejuta pesona lainnya. Garis pantai yang berbentuk teluk, pasir
Pantai Sanur masih berwarna putih bersih dan eksotis, menjadi daya tarik
tersendiri. Banyak pohon-pohon kelapa dan pohon-pohon tropis lainnya tumbuh
disekitar pantainya. Ditepian pantai juga banyak terdapat toko-toko kecil yang
memperdagangkan cendera mata khas Sanur, Bali, yang banyak diserbu oleh
pengunjung, seperti pernak-pernik (gelang, kalung, dan hiasan dinding) yang
terbuat dari kerang, tas-tas kanvas, juga baju-baju pantai berkain tipis dan
nyaman.
Industri Pariwisata Pantai Sanur Bali
Dewasa ini, mencari fasilitas
berwisata di Pulau Dewata tidaklah sulit. Banyaknya hotel-hotel yang dibangun
baik hotel kecil maupun hotel berbintang, kegiatan-kegiatan yang diadakan
secara rutin, dan pusat-pusat hiburan, tentunya membuat wisatawan semakin
tertarik dan betah menghabiskan hari-harinya di Bali. Tak terkecuali Pantai
Sanur, salah satu wisata pantai yang paling banyak menjadi tujuan para
wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Banyak hotel berskala internasional
dibangun disekitar pantai tersebut, seperti misalnya Hyatt Hotel, Grand Bali
Beach Hotel, Sanur Beach Hotel, dan masih banyak yang lainnya. Untuk wisatawan
yang lebih memilih untuk menginap di hotel dengan biaya yang murah pun tak akan
menjadi masalah, karena banyak pula hotel-hotel berkualitas di Sanur dengan
harga yang terjangkau.
Industri wisata pantai memang
merupakan yang utama di Sanur, sehingga banyak terdapat wahana-wahana laut
menarik yang patut dicoba seperti speedboat,
kano, banana boat, dan lain
sebagainya. Pecinta olahraga bawah laut seperti scuba diving dan seawalking
pun akan dimanjakan oleh Pantai Sanur. Bagi pemula yang ingin memulai
petualangan snorkeling, Pantai Sanur adalah
tempat yang sangat tepat untuk mulai menjelajah bawah laut, karena
karang-karangnya yang indah dan terjaga. Pecinta olahraga bawah laut juga dapat
membantu meremajakan terumbu karang di Perairan Sanur dengan menanam terumbu
karang, seperti yang digagas oleh Yayasan Pembangunan Sanur (YPS).
Selain wisata air dan panoramanya,
tidak akan ada alasan bosan terucap dari pengunjung Pantai Sanur Bali karena
banyaknya kegiatan dan tempat-tempat menarik lainnya. Salah satu objek wisata
yang wajib dikunjungi di Sanur adalah Museum Le Mayeur, sebuah museum lukisan
karya-karya Adrien-Jane Le Mayeur, seorang pelukis yang berasal dari Belgia
yang datang ke Bali tahun 1932.
Perjalanan ke Pantai Sanur Bali
Jika ditempuh dengan perjalanan darat dari Pulau Jawa,
maka untuk memasuki Pulau Bali harus terlebih dahulu menyeberang dari Pelabuhan
Ketapang di Banyuwangi, Jawa Timur, menuju ke Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Untuk
praktisnya, tak jarang wisatawan terlebih dahulu singgah di Kota Denpasar
sebelum kemudian mengunjungi Pantai Sanur di pagi hari untuk melihat indahnya
matahari terbit. Banyak transportasi yang dapat membantu pengunjung mencapai
Sanur dari Kota Denpasar, seperti dengan sepeda dan sepeda motor yang banyak
disewakan, mobil, dan kendaraan-kendaraan umum lainnya. Jika menaiki kendaraan
umum dari Kota Denpasar maupun Bandara Ngurah Rai, waktu tempuh yang dibutuhkan
untuk sampai di pantai ini hanyalah sekitar 20 menit. Namun tak perlu khawatir,
lamanya tidaknya perjalanan ke Pantai Sanur Bali akan segera terbayar setelah
kaki telah menginjak pasir putihnya.
Baca Juga Pantai Lovina
Baca Juga Pantai Lovina